Kamis, 10 November 2011

Arti penting minyak ikan

Lemak memiliki beberapa fungsi bagi tubuh manusia. Namun, asupan lemak berbahaya yang berlebih melalui makanan sehari-hari dapat memicu obesitas dan membahayakan kesehatan. Asupan lemai baik dapat memberi manfaat dalam memelihara kesehatan. Lemak baik diperoleh dari ikan dan minyak ikan, minyak zaitun, kacang-kacangan dan alpukat. Dalam lemak baik, minyak ikan adalah lemak utama. Minyak ikan terutama diperoleh dari ikan laut dalam seperti ikan salmon, ikan cakalang dan ikan kembung. Minyak ikan biasanya kaya akan omega-3 asam-asam lemak ganda tak jenuh yang biasanya mengandung asam eicosapentaenoic (EPA, 20:5, n-3) dan asam docosahexaenoic (EPA, 20:5, n-3). Banyak penelitian lain menguatkan bahwa omega-3 asam-asam lemak ganda tak jenuh EPA dan DHA memiliki manfaat bagi hidup manusia. DHA dan EPA adalah komponen utama bagi jaringan lipid di selaput sel otak dan sangat penting bagi perkembangan otak anak-anak di usia muda. DHA terkait erat dengan perkembangan sistem sensor, pengenalan dan motor. 70% dari otak orang dewasa terbuat dari jaringan lipid dan DHA mencapai 25% dari otak. DHA yang bisa mengembangkan dan melakukan koordinasi transmisi saraf dan berdampak pada transmisi signal saraf guna manjaga operasi normal dari sel-sel otak adalah asam lemak tak jenuh ganda omega-3 terpenting dalam sistem saraf.

Asupan rangkaian panjang asam lemak tak jenuh ganda omega-3 tidak hanya menjaga otak dan fungsi saraf yang normal, namun juga memperbaiki tanggapan emosional abnormal yang disebabkan oleh kegagalan transmisi signal saraf.

Di lain pihak, minyak ikan juga efektif dalam menurunkan tekanan darah, kolesterol dan lipid. Ia bisa mengurangi pertambahan trombosit dan mencegah atherosclerosis. Ia juga mampu menghalangi pembentukan mediator yang membakar dan mengurangi peradangan, yang sangat membantu dalam pencegahan penyakit cardiovascular. Saat ini tidak ada asupan harian rangkaian panjangasam lemak tak jenuh ganda yang dianjurkan. Walau demikian untuk menjaga fungsi normal tubuh, asam lemak penting harus paling sedikit mencapai 3-6% dari keseluruhan konsumsi lemak, yang di antaranya asan linolenic (ALA) yang harus mencapai 0,5% hingga 1%. Dianjurkan untuk mengkonsumsi lebih banyak ikan laut dalam yang mengandung lebih banyak minyak ikan seperti ikan salmon, cakalang dan ikan kembung. Karena asupan asam lemak omega-3 tak cukup dalam makanan sehari-hari, suplemen minyak ikan dapat dipilih dengan sesuai.

0 komentar:

:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j: :k: :l: :m: :n:

Poskan Komentar